Dukung Pembelajaran Online, Dukuh Kebonan Batang Sediakan Sarana Wifi Gratis

Dukung Pembelajaran Online, Dukuh Kebonan Batang Sediakan Sarana Wifi Gratis

BATANG - Banyak sekolah di Kabupaten Batang saat ini menggunakan pembelajaran secara online, hal ini sangat memberatkan bagi orang tua yang tidak bisa membeli kuota internet untuk belajar online anaknya pada masa pandemi Covid-19.

Maka dari itu Ketua Rukun Tetangga (RT) Slamet Sugiarto mempunyai ide menyediakan sarana wifi gratis untuk warganya RT 4, Rukun Warga (RW) 4 Kelurahan Proyonanggan Utara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang.

“Awalnya saya mempunyai ide menyediakan sarana wifi gratis dari liputan Kendal tentang bantuan sosial untuk diberikan membeli kuota, setelah itu saya mempunyai inisiatif membahas itu dipengurus RT. Hal itu disetujui oleh semua pihak dan akhirnya kita realisasikan pada bulan Juli kemarin,” kata Ketua RT 4 Slamet Sugiarto saat ditemui, Kamis (13/8/2020).

Ia menjelaskan, tidak semua orang tua memiliki uang untuk membeli kuota internet, sarana wifi ini kita khususkan bagi pelajar.

Wifi ini kita tempatkan ada tujuh titik,  untuk menangkap sinyal utama wifi di rumah saya. Tetapi tempat berkumpulnya anak-anak belajar ada tiga titik.

Pemanfaatan sarana wifi gratis untuk belajar secara online di lingkungan RT adapun waktu kita batasi untuk jam pembelajaran mulai pukul 07.00 WIB hingga 13.00 WIB.

"Saya juga melarang anak-anak yang memanfaatkan sarana wifi gratis untuk tidak membuka youtube atau bermain games. Ada pengawasan juga dari pihak rumah yang ditempati untuk tempat pembelajaran,” jelasnya.

Selama ini anak yang sudah memanfaatkan sarana wifi gratis  lebih dari 20 anak RT 4 RW 4, bahkan ada anak-anak dari luar lingkungan warga kita yang ikut belajar online.

Sementara itu, warga RT 4 RW 4 Agung mengatakan, program dari RT  ini sangat bagus dan membantu warga dengan adanya sarana wifi gratis terutama bagi anak  sekolah dengan pembelajaran online pada masa pandemi Covid-19.

Diharapkan, Pemkab Batang bisa mendukung dan bisa menjadi inspirasi untuk desa atau kelurahan lain jika warganya kesulitan masalah pembelajaran online untuk anaknya.

Bantuan yang masih kita harapkan dari kelurahan atau dari pihak siapapun adalah meja belajar kecil untuk anak-anak di sini. (***)