Berkat Usaha Bubur Kacang Ijo, Aryo Bisa Sekolahkan Anak Sampai Perguruan Tinggi

Berkat Usaha Bubur Kacang Ijo, Aryo Bisa Sekolahkan Anak Sampai Perguruan Tinggi

TEMANGGUNG – Bubur Kacang Ijo atau yang biasa disebut Burjo, merupakan makanan yang banyak diminati oleh masyarakat, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.

Peluang bisnis yang menggiurkan membuat pria paruh baya, Aryo (52) tertarik untuk mencoba berjualan Burjo.

Berawal dari usaha bersama teman-temannya di Semarang sekarang, Aryo dapat membuka usaha sendiri di Temanggung sejak Tahun 1995.

Terhitung sudah 25 tahun Aryo menjual Burjo di Temanggung, tepatnya di pinggir jalan depan Telkom Temanggung dengan bantuan gerobak kecil miliknya, Jumat (14/8/2020).

Aryo mengakui dengan usaha kecil menjual Burjo, dirinya dapat membeli rumah sendiri dan dapat menyekolahkan anaknya sampai Perguruan Tinggi.

“Butuh beberapa tahun saya menjual Burjo, sehingga dapat membeli rumah karena awalnya dulu juga ngontrak,” terangnya.

Dalam sehari Aryo dapat menghabiskan sebanyak dua ratus porsi dengan harga Rp5.000 per prosi. Sehingga omzet yang diperoleh setiap bulannya mencapai Rp24.000.000.

“Saya tidak mengambil keuntungan yang banyak, mendapat keuntungan dua puluh persen dari hasil jualan saja sudah bersyukur,” tambahnya. 

Selama ini kendala yang diperoleh Aryo adalah ketika datang musim hujan, sehingga pembeli yang datang pun sedikit dan mengurangi pedapatan dirinya dalam sehari.

Aryo berharap dengan menjual burjo dirinya dapat mengembangkan usahanya menjadi lebih besar lagi dan diteruskan oleh anak-anaknya. (***)