Tanoto Foundation Targetkan Tingkatkan Mutu Sekolah 3,5 Juta Siswa

INDONESIASATU.CO.ID:

Jakarta – Tanoto Foundation melalui program Pelita Pendidikan akan memperluas dukungan untuk meningkatkan mutu pendidikan dasar di Indonesia. Dalam lima tahun ke depan (2018-2023), Tanoto Foundation akan mengembangkan model praktik yang baik  di lebih dari 800 SD/MI dan SMP/MTs di lima provinsi dan menargetkan diseminasi program Pelita Pendidikan di 12.000 sekolah dan madrasah. 

“Sejak tahun 2010, kami telah mengembangkan program Pelita Pendidikan di Provinsi Sumatra Utara, Riau, dan Jambi untuk mendukung program nasional dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar. Mulai tahun 2018, programnya diperluas di Jawa Tengah dan Kalimantan Timur yang diharapkan memberi manfaat untuk 3,5 juta  siswa dalam lima tahun ke depan,” kata Sihol P Aritonang, Head of Tanoto Foundation (30/5/2018). 

Program Pelita Pendidikan akan bermitra dengan Kemendikbud, Kemenag, Kemenristekdikti, dan pemerintah daerah di lima provinsi. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Hamid Muhammad, Ph.D., mengapresiasi rencana perluasan program Tanoto Foundation. “Program ini juga akan bekerja sama langsung dengan pemerintah kabupaten dan kota. Saya mendorong Bupati dan DPRD mendukung serta mendiseminasikan program ini,” kata Hamid setelah mencermati paparan rencana program Pelita Pendidikan dari Direktur Program Pelita Pendidikan, Stuart Weston beberapa waktu lalu. 

Dalam menjalankan programnya, Pelita Pendidikan akan menggunakan pendekatan sekolah secara menyeluruh (whole school development).  Semua unsur sekolah akan dilibatkan, yaitu guru, kepala sekolah, masyarakat, dan siswa, serta mengembangkan praktik-praktik pendidikan yang baik dalam pembelajaran, manajemen sekolah, partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kemampuan literasi siswa.

Dukung LPTK Persiapkan Calon Guru Profesional
Untuk mendukung penyiapan calon-calon guru profesional, Tanoto Foundation juga akan menggandeng 10 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berada di bawah koordinasi Kemenristekdikti dan Kemenag. Programnya secara khusus mendukung peningkatan kualitas pendidikan guru pra dan dalam jabatan melalui program yang lebih menekankan pada praktik. Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti, Prof. Intan Ahmad dan Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Prof. Kamaruddin Amin pada kesempatan terpisah memberikan dukungan untuk pelaksanaan program Pelita Pendidikan. 

“Saya sudah lama mengetahui kontribusi Tanoto Foundation dalam pendidikan di Indonesia. Ditjen Belmawa dengan hati dan tangan terbuka menyambut baik tawaran kerja sama dari Tanoto Foundation. Integrasi LPTK dengan sekolah sangat penting dan sangat dibutuhkan dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar,” tukas Prof Intan Ahmad di ruang kerjanya. Sementara Prof. Kamaruddin Amin menyebut, kemitraan dengan Tanoto Foundation akan dimanfaatkan untuk membuat terobosan-terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah dan LPTK.

Saat ini tim Pelita Pendidikan Tanoto Foundation juga tengah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota, dan LPTK mitra terkait rencana implementasi program yang akan diluncurkan di Jakarta Agustus 2018 mendatang. Pada tahun pertama program Pelita Pendidikan akan bermitra dengan 14 kabupaten/kota, dan bertambah menjadi 30 kabupaten/kota pada tahun kedua. 

Index Berita