Hari Pertama Lomba "Kampoeng koe Berkualitas"Kelurahan Merjosari kota Malang

INDONESIASATU.CO.ID:

Malang:Kota Malang terkenal sebagai salah satu kota dengan berbagai macam potensi.Baik itu di bidang seni,budaya ataupun wisata kulinernya.Salah satu kawasan di Lowokwaru kota Malang tepatnya kelurahan Merjosari saat ini sedang berbenah diri dengan berusaha menumbuhkan potensi warganya di berbagai bidang.

Seperti yang dilakukan pada Kamis 8/11/2018,PKK kelurahan Merjosari dibawah kepemimpinan Ny.Mariyasih Abdullah sebagai istri Lurah Merjosari juga penggerak PKK kelurahan Merjosari mengadakan lomba"Kampoeng koe Berkualitas".Lomba yang telah disosialisasikan sejak tahun 2017 ini diadakan lagi di tahun 2018 ini.Dan penilaian yang dilakukan adalah dengan mengunjungi semua RW di lingkungan kelurahan Merjosari.Karena wilayah kelurahan Merjosari untuk rukun warganya(RW) sebanyak 12 RW,penilaian lomba dilakukan selama 3 hari mulai tanggal 8-10 november 2018.

Untuk hari pertama yang dikunjungi juri lomba adalah RW 1,RW2,RW3,RW4 dan RW 10.Dari hasil kunjungan team juri yang terdiri dari 3 orang,menyatakan bahwa Merjosari sebenarnya warganya mempunyai potensi yang bisa dikembangkan menjadi sebuah home industri yang besar."Kami sudah mengadakan lomba kampungku berkualitas ini sejak tahun 2017 dan respon warga sangat bagus dan mendukung kegiatan ini,karena itu di tahun 2018 ini kami PKK mengadakan kembali lomba yang serupa,"ujar ibu Lurah.Ketua PKK ini juga mengatakan,"Kami juga menggandeng LPMK kelurahan Merjosari untuk mendukung pendanaan kegiatan lomba ini,karena dana dari PKK kelurahan sendiri tidak memadai,"sambungnya.

Dari hasil kunjungan team juri penilai, hari pertama lomba dapat diketahui bahwa warga Merjpsari sangat kreatif.Ada warga yang menanam tanaman jenis toga,berbagai macam tanaman yang apabila diolah bisa bermanfaat untuk kesehatan dan menyembuhkan berbagai macam penyakit.Seperti tanaman pecut kuda,kumis kucing,juga ada beberapa tanaman langka yang sudah jarang ada saat ini seperti tanaman jatiroto yang buahnya bisa untuk menyuburkan kandungan.

Bahkan ada warga  bernama ibu Prap widodo yang halaman rumahnya digunakan untuk pengembang biakan berbagai jenis tanaman kesehatan ini pernah mendapatkan juara untuk tingkat propinsi jawa timur.

Ada juga salah seorang warga bernama ibu Heni yang juga mempunyai usaha obat herbal seperti albumin di RW 10,juga ada home industri pembuatan rempeyek,dan ada kawasan RW 3 di kelurahan Merjosari yang dinamai kampung bakso.Produk-produk minuman herbal pun juga banyak seperti minuman sere jahe natural dan sere jahe creamer,minuman bawang dayak,teh afrika,minuman jahe mengkudu,teh pecut kuda dan lain-lain.

Tidak hanya produk berupa makanan dan minuman,tetapi juga ada seorang mahasiswa yang sedang membuat kolam-kolam ikan di salah satu RW yang rencana akan dikembangkan dengan menggandeng instansi terkait."Tujuannya biar usaha yang dirintis mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Malang ini bisa juga memberikan lapangan pekerjaan dan bermanfaat bagi warga sekitar,"papar ibu Yudi yang juga sebagai pengurus PKK kelurahan Merjosari.

Sambutan warga di tiap RT dan RW yang dikunjungi pun sangat ramah dan antusias.Mereka menyajikan produk home industri unggulan masing-masing dan team penilai juri pun sempat beberapa kali mencicipi makanan dan minuman herbal sehat yang disediakan.(Hendro B.L)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita