Kereen !!! Tim Inovasi Universitas Mercu Buana Kembali Menjuarai Kompetisi Inovasi, Kali ini di Seoul International Invention Fair 2017 (SIIF 2017)

WARTAKAMPUS.COM: SEOUL - Tim inovasi Universitas Mercu Buana kembali menorehkan prestasi di ajang kompetisi inovasi internasional. Sebelumnya, kompetisi inovasi yang ditaklukkan adalah ITEX 2016 dan 2017, WYIE 2017, KIIDE 2016, IAYI 2016  dan 2017. Kali ini, kompetisi yang ditaklukkan adalah pada ajang Seoul International Invention Fair 2017 (SIIF 2017) yang diselenggarakan oleh Korea Invention Promotion Association  (KIPA) pada tanggal 30 November 2017 sampai dengan 3 Desember 2017.  Kompetisi inovasi SIIF ini merupakan salah satu kompetisi inovasi terbaik dan terbesar  di Asia.  Pada tahun 2017 ini,  SIIF diikuti oleh lebih dari 30 negara yang mereferentasikan dari seluruh dunia, seperti dari Afrika, Eropa, Timur Tengah, Amerika  dan Asia. Jumlah produk yang ikut dalam kompetisi ini  berjumlah 633 produk inovasi.  Banyaknya jumlah negara yang terlibat telah membuat persaingan menjadi lebih berat. Namun begitu, kami bersyukur masih mampu bersaing dengan beberapa negara yang maju seperti Korea, Jerman, Rusia dan Negara lainnya yang hadir pada acara SIIF 2017 ini.

Pada ajang kompetisi inovasi SIIF 2017 ini,  Universitas Mercu Buana berhasil memperoleh 1 medali emas melalui produk inovasi Dr. Sagir Alva  dan tim yaitu Nata de Coco Electrolyte Membrane, 2 medali perak  masing-masing melalui produk inovasi Yullia Puspitasari dan tim dengan judul Jackpack serta  Prof.Mudrik yang diwakili oleh Julpri andika untuk produk inovasi dengan judul Polygonal  MIMO Antena.

Disamping mendapat 1 medali emas dan 2 medali perak, tim inovasi Universitas Mercu Buana juga mendapatkan 3 penghargaan special award yang masing-masing diberikan oleh King Abdul Aziz University untuk produk Nata de Coco Electrolyte Membrane,  sementara Indian Innovators Association memberikan special award kepada MIMO Antena serta Lebanese Innovators Society dari Libanon memberikan special award untuk Produk Jackpack. Ketiga produk yang dibawa oleh tim inovasi Universitas Mercu Buana menurut Prof. Darwin Sebayang yang juga merupakan Direktur Kerjasama Internasional dan Inovasi Universitas Mercu Buana yang juga sebagai kepala rombongan wajar mendapat mendapatkan apresiasi dan penghargaan dari dunia Internasional. Ini tidak terlepas bahwa produk yang dibawa  mempunyai keunggulan dan keunikan dibandingkan produk lain, seperti MIMO Antena yang merupakan antena yang mampu mempercepat proses pengiriman data, Jackpack sendiri merupakan sebuah jaket yang mempunyai dua fungsi yaitu sebagai pelindung tubuh serta dapat difungsikan juga sebagai tas, sementara itu Nata de coco electrolyte membrane merupakan suatu biopolimer yang dapat diaplikasikan untuk membuat baterai serta sel bahan bakar hidrogen sebagai sumber energi terbarukan. 

Keberhasilan yang telah dicapai oleh tim inovasi Universitas Mercu Buana tidak terlepas dari keinginan Rektor Universitas Mercu Buana yaitu Dr. Arissetyanto Nugroho,M.M yang ingin menjadikan Universitas Mercu Buana sebagai Univeristas Swasta Unggulan di Tanah Air serta sebagai Research Based University. Kebijakan yang diambil oleh Dr. Arissetyanto ini sedikit demi sedikit telah membuahkan hasil yang positif bagi kemajuan penelitian yang semakin berkembang dengan baik tidak hanya di lingkungan Universitas Mercu Buana, tetapi juga bagi Indonesia dimata dunia Internasional. 

Laporan Langsung dari Seoul:

Dr. Sagir Alva
Dosen Fakultas Teknik dan Kaprodi S2 Teknik Mesin
Universitas Mercu Buana