Habiskan Anggaran Rp.3.5 Milyar Lebih, Ruas Jalan Alternatif Sutomo Sungai Sirah Hampir Tidak Bisa Dilalui Kendaraan, Adakah Korupsi Disana?

INDONESIASATU.CO.ID:

SUNGAIPENUH -  Satu proyek pembukaan jalan baru, Jalan Sutomo-Sungai Sirah, Tahun Angaran 2016 dan 2017 dengan dana 3,5  Miliar lebih tidak  dapat dimanfaatkan secara utuh  oleh masyarakat bahkan sulit untuk dilalui kendaraan dengan tanjakan yang terjal, dan bahkan badan jalan yang telah terbentuk tidak dapat berfungsi sama sekali.

Yoseprizal, ketua LSM Fakta dan beberapa LSM  lainnya (30/04 ) kepada IndonesiaSatu.co.id  mengatakan bahwa kegiatan pembukaan jalan baru  yang lokasi di Jalan Sutomo Sungai Sirah, awalnya direncanakan sebagai jalan alternatif yang menghubungkan antara Desa  Sungai Ning Kec.Sungai Bungkal  dengan  Desa  Koto Lolo Kecamatan Pesisir Bukit Kota Sungai Penuh. 

"Pada awalnya proyek yang satu ini sudah menjadi bahan evaluasi lembaga kami bersama teman LSM yang lain dari beberapa tahun belakangan, yang  diduga merupakan Proyek Mubazir yang ada di Kota Sungai Penuh, anehnya kasus ingin tidak pernah tersentuh penegak hukum yang ada dikerinci, Kamipun menjadi heran ada apa dengan mereka," Jelas Yoseprizal.

Anehnya lagi tahun pertama pekerjaan buka jalan baru tidak rampung dan  tidak selesai (Mubazir) justru tetap saja diterima demikian juga tahun berikutnya 2019, lokasi tersebut diarahkan  oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Sungai Penuh sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan TMMD Kodim 0417/Kerinci, sehingga  menambah kuat dugaan kegiatan TMMD inilah yang akan dijadikan Bemper oleh Dinas Pekerjaan  Umum apabila dugaan proyek Mubazir ini masuk ke ranah hukum, Nantinya.

"Apa bila ini semua terjadi, maka hilang sudah kepercayaan kami kepada lembaga penegak  hukum di Bumi Sakti Alam Kerinci, dan Kami tidak akan tinggal diam dan akan segera melaporkan kepihak penegak hukum yang ada di provinsi dan Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi RI," Tegasnya, (Doni.JIS-KRC)

  • Whatsapp

Index Berita