DPRD dan Bupati Kompak Dukung Peningkatan Kapasitas Guru

INDONESIASATU.CO.ID:
SIDOARJO – Sidoarjo merupakan salah satu barometer kualitas pendidikan terbaik di Jawa Timur. Sebagai wilayah penyangga Surabaya, Sidoarjo memiliki potensi SDM khususnya dalam bidang pendidikan yang tak kalah bagusnya dengan kota-kota besar lainnya di Jatim. Namun di sisi lain, kualitas guru tidak merata di semua wilayah di Sidoarjo. Wilayah perkotaan memiliki kualitas guru yang sangat bagus, di sisi lain di wilayah pedesaan memiliki kualitas guru yang masih standar bahkan dibawahnya. Inilah yang mendorong Program Inovasi untuk Anak Sekolah Indonesia (INOVASI) hadir menjadi mitra Kabupaten Sidoarjo.
 
Bupati Sidoarjo Saiful Illah menyambut baik hadirnya Program INOVASI di Sidoarjo. “Bagi saya, apapun program yang masuk di Sidoarjo sepanjang untuk peningkatan kualitas Sidoarjo maka dengan senang hati kami sangat menyambut baik. Salah satunya Program INOVASI ini,” jelas Bupati dalam Kegiatan Perencanaan Program INOVASI di Kabupaten Sidoarjo, kemarin (23/08).
 
Saiful berharap, INOVASI di Kabupaten Sidoarjo yang menguatkan literasi yang mendukung numerasi, akan semakin menguatkan Sidoarjo yang telah memproklamirkan diri sebagai kabupaten literasi.
 
Di saat yang sama, Usman Kepala Komisi D Bidang Pendidikan DPRD Kabupaten Sidoarjo mengungkapkan akan mendukung 3 hal terkait hadirnya Program INOVASI di Sidoarjo. Yang pertama dari sisi pendanaan untuk keberlanjutan program. “Tanpa adanya dukungan dana daerah, mustahil suatu program akan berkelanjutan. Kami siap memberikan support dana untuk keberlanjutan program ini,” ungkap Usman yang disambut tepuk tangan peserta yang sebagian besar adalah guru.
Dukungan kedua adalah dari sisi regulasi. Nantinya bersama-sama dengan Tim INOVASI, Usman menginginkan adanya peraturan pemerintah daerah yang mendukung dan mengikat sehingga Program INOVASI memiliki payung hukum yang kuat.
Dukungan ketiga adalah mengajak seluruh pihak agar mengawal kegiatan Program INOVASI agar berjalan dengan sukses. Tanpa dukungan semua pihak, mustahil program ini dapat berhasil.
 
Hadir dalam kesempatan itu, Eka Ananda, Kasubag Pelaksana Tugas Perbantuan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim. Eka mengungkapkan hadirnya Program INOVASI di dunia pendidikan di Jawa Timur akan semakin baik. Ia menyampaikan data Indeks Pembangunan Manusia terkait kondisi pendidikan di Jawa Timur, dari 69 % tahun 2016 naik jadi 70 % pada tahun 2017 lalu. “Saya berharap hadirnya INOVASI membantu target capaian IPM yang semakin meningkat tahun depan,” terangnya.
Dijelaskan Tirto Adi Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, selama ini dunia pendidikan masih fokus pada capaian literasi Indonesia yang rendah. “Padahal numerasi justru peringkatnya lebih rendah disbanding capaian literasi,” terangnya.
 
Untuk itu langkah awal pada pertengahan September nanti sebanyak 120 guru dan kepala sekolah dasar di Kabupaten Sidoarjo, akan mengikuti pelatihan. Di Sidoarjo sendiri, INOVASI akan fokus menguatkan kapasitas guru dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) khususnya dalam bidang numerasi. (dia)
 
  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita