Bupati Pasaman Yusuf Lubis Membuka MTQ Tingkat Nagari Tarung-tarung ke 46

INDONESIASATU.CO.ID:

PASAMAN --- Bupati Pasaman Yusuf Lubis saat membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Nagari Tarung-tarung Kecamatan Rao ke-46 tahun 2018 di Sorik Jorong VI , Kamis (28/06/2018).

Dalam sambutannya, Bupati Yusuf Lubis menyebutkan, lomba MTQ juga bertujuan untuk memusatkan perhatian pembangunan mental spritual atau moral peserta.

Selain itu, menurut Bupati, MTQ yang diselenggarakan di tiap-tiap Nagari di Pasaman ini juga untuk mencari para qori dan qoriah terbaik yang dimiliki masing-masing nagari di Kecamatan.

"Kita berharap pada MTQ ke-46 tingkat nagari di Kecamatan Rao akan menemukan bibit terbaik yang nantinya akan diutus mewakili Kecamatan untuk ke kabupaten Pasaman dalam lomba yang sama tingkat Sumatera Barat," terangnya.

Selain itu, MTQ juga dapat dijadikan sebagai ajang media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Gelaran MTQ, kata bupati, juga untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Al Quran dalam rangka mempertebal kualitas keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

"Ini juga wahana untuk membentuk generasi Qurani guna menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat yang agamais," katanya. 

Sementara Walinagari Tarung-taruung Asparuddin mengatakan, MTQ juga dapat dijadikan sebagai ajang media dakwah dan syiar keagamaan yang efektif. Gelaran MTQ, kata Wabup, juga untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Al Qur'an dalam rangka mempertebal kualitas keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT.

"Ini juga wahana untuk membentuk generasi Qurani guna menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat yang agamais," kata Asparuddin. 

Ia menambahkan, kegiatan musabaqoh tilawatil Quran ini, kata walinagari, dapat menjadi tolak ukur dinamika aktifitas pembinaan seni baca Al Quran ditiap Jorong. Al Quran sebagai sumber inspirasi dan ilmu pengetahuan tidak akan pernah habis untuk digali dan dikaji. 

"Al Quran harus dipelajari, dipahami lalu diamalkan. Al Quran harus menjadi landasan dalam hidup kita sehari-hari. Jangan pernah menjauhkan Al Quran dari kehidupan kita," harapnya.(Anto)

Index Berita