Anak Pelaku Diancam Dipelet, Sunarti Dicekik Hingga Tewas

INDONESIASATU.CO.ID:

KAB.KEDIRI - Polres Kediri berhasil ungkap pelaku kasus pembunuhan yang dikubur di area pemakaman umum Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Senen (21/5/2018) pukul 10.30 WIB.

Pelaku NK diduga merasa jengkel, karena mengancam anaknya akan dipelet oleh korban Sunarti (39) asal Jalan Wilis K-6, RT.09, RW 09, Kelurahan Kepuh Kiriman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Pelaku NK (43) berasal Gang Wilis RT.01,RW 09, Desa Tretek, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri membunuh Sunarti dengan cara mencekik leher, yang dilakukan di Jalan Brawijaya di dalam mobil Nissan XTrail.

Jenasah Sunarti dikuburkan di dalam pemakaman umum Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan.

Ia mengatakan, awal pertemuan Pelaku NK bersama suaminya korban (Sunarti,red) bernama Mukayat sempat meminta bantuan NK untuk memata-matai istrinya. Itu karena Dia (Mukayat,red) curiga Sunarti berselingkuh.

"Saya (pelaku,red) dengan Sunarti mengkhianati Mukayat dengan melakukan hubungan selingkuh. Dikarenakan, saya tidak bisa memuaskan hasratnya Sunarti.

Sunarti mengancam saya yang akan memelet anaknya untuk dijadikan pemuas nafsu korban," jelas pelaku.

Ditambahkan Dia, bahwa saya dengan Sunarti, mereka berdua bertetangga di daerah Waru, Sidoarjo.

"Selama ini pelaku bekerja jualan nasi goreng, dengan domisli di Perum Taman Wisma Tropodo Blok A 11/D5, Tropodo, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo," jlentreh pelaku.

Menurut Dia, motif pembunuhan yang dilakukanya, dikarenakan merasa dihina tidak memuaskan korban. Dipicu korban mengancam akan memelet anaknya pelaku, yang masih berumur 20 tahun.

Menurut Sunarti, Dikatakan pelaku bahwa anaknya lebih ganteng dari pada bapaknya dan bisa diajak bercinta dengan korban.

"Karena jengkel dengan korban, pelaku naik pitam dan mencekik leher korban dengan lengan tangan kiri pelaku," jelas pelaku.

Pelaku NK setelah yakin korban tidak bernyawa. Pelaku pergi ke Tegowangi ke rumah bibinya untuk meminjam cangkul, untuk mengubur mayat korban di pemakaman umum Desa Tegowangi," tutur pelaku.

Kapolres Kediri AKBP Erick Hermawan menjelaskan, kepada wartawan bahwa Tersangka NK diduga membunuh korban dengan cara mencekik leher, Pembunuhan terjadi di dalam mobil yang dibawa korban.

"Mayat korban dikuburkan di pemakaman umum di Desa Tegowangi, Kecamatan Plemahan," beber Erick.

Disinggung apa ada tersangka lain, Erick menegaskan masih melakukan penyelidikan dengan bekerjasama dengan pihak Polda Jawa Timur.

"Pihaknya akan melakukan APP Clonning lewat HP yang dimiliki korban," tegasnya.

Ia menambahkan Petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti, diantaranya 1 buah mobil Nissan XTrail L 1793BL, 1 buah mobil Nissan XTrail AG-1746-DH, 1 buah cangkul,1 buah garuk,1 Glangsing warna putih,1 buah Samsung warna hitam,1 buah HP Samsung duos,1 buah cicin emas, celana jins merk Levis, BH warna biru, CD warna merah, 1 buah kaos biru milik tersangka.

"Pelaku disangkakan Pasal 338 KUHP jonto 340 KUHP tentang pembunuhan. Ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," pungkasnya. (prijo)

  • Whatsapp

Berita Terpopuler

Index Berita